Showing posts with label Filosofi. Show all posts
Showing posts with label Filosofi. Show all posts

Friday, September 18, 2015


Alkisah binatang-binatang memutuskan bahwa mereka harus berbuat sesuatu yang heroik untuk mengatasi masalah "dunia baru".
Merekapun mendirikan sebuah sekolah. Mereka menggunakan kurikulum kegiatan yang terdiri atas berlari, memanjat, berenang dan terbang.
Untuk memudahkan administrasi, semua binatang mengambil semua mata pelajaran.


Bebek ahli sekali dalam berenang, lebih baik sebenarnya dibanding gurunya dan memperoleh hasil yang bagus sekali dalam pelajaran terbang, tetapi ia sangat buruk dalam berlari. Karena ia lambat dalam berlari ia harus tinggal sesudah jam pulang sekolah dan melepaskan pelajaran berenang untuk berlatih berlari. 
Ini diteruskan hingga kakinya yang berselaput pecah-pecah dan kemampuan berenangnya menjadi sedang-sedang saja. Tetapi kemampuan yang sedang-sedang saja itu masih dapat diterima disekolah, jadi tak seorangpun khawatir selain si bebek.

Kelinci memulai sebagai murid terpandai dikelas dalam pelajaran berlari, tetapi mengalami gangguan mental karena harus belajar berenang.

Tupai ahli sekali dalam memanjat sebelum ia frustasi dalam pelajaran terbang, karena gurunya menyuruhnya memulai dari tanah keatas bukan dari puncak pohon kebawah. Ia juga menderita kejang-kejang pada kaki dan tangannya karena latihan yang berlebihan dan ia mendapat nilai C untuk memanjat dan D untuk berlari.

Elang adalah anak yang suka menimbulkan masalah dan harus di-displinkan dengan keras. Dalam pelajaran memanjat ia mengalahkan semua yang lain menuju puncak pohon, tetapi ia bersikeras menggunakan caranya sendiri untuk tiba disana.

Pada akhir tahun ajaran seekor belut abnormal yang dapat berenang luar biasa dan juga dapat berlari, memanjat dan sedikit terbang mendapat nilai rata-rata tertinggi dan mengucapkan pidato perpisahan.

Anjing padang rumput tidak diterima disekolah dan menentang pungutan pajak karena tata usaha sekolah tidak mau menambahkan pelajaran menggali dan bersembunyi pada kurikulum. Mereka menitipkan anak-anak mereka pada luak dan belakang bergabung dengan tikus tanah dan marmut tanah untuk memulai sekolah swasta yang berhasil.





(Dari The Animal School yang ditulis oleh pendidik Dr. R. H. Reeves)
Cuplikan di buku 7 Habbits of Highly Effective People

Monday, June 2, 2014

Sungguh, salah-satu cobaan/ujian terberat zaman ini adalah uang: 
Uang mungkin bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang,
Uang memang tak dibawa mati, tapi tak punya uang rasanya mau mati,
Kekayaan mungkin tak menjamin bahagia apalagi kalau miskin????
Dilema ya......

Beberapa dari kita mungkin pernah terbesit pemikiran bahwa; rasanya indah kalau dapat uang tiba-tiba atau bertemu dengan kyai/wali sakti yang sekali ucap langsung jadi.
Tapi, mungkin kita juga menyadari hal-hal seperti ini:
- Perasaan baru tadi pagi saya ingin makan sate, ini baru jam 11:00 sudah ada yang mengantarkan sate, rasanya kok seperti syurga...
- Seingatku, aku sudah berdoa bahkan bernadzar/berjanji untuk menjadi baik, kalau aku mendapatkan uang 500juta bulan depan atau menang undian hadiah utama, agar aku bisa melunasi hutang dan membangun usaha baru... Tapi kok sudah 1 tahun berlalu, masih belum dapat juga ya... apa Tuhan mendengar? apa Tuhan kehabisan uang? atau aku salah berdo'a? kenapa ya?
Dan gumaman hati serta pikiran kita lainnya, setiap kita dalam keadaan bimbang...

Renungkan...
Mungkinkah kita bisa dapat uang atau kekayaan secara cepat dan tiba-tiba? Jawabannya adalah mungkin dan tidak mungkin.
- Pertama; Mungkin bisa kalu kita bertemu orang sakti lalu dibantu
- Kedua; Sangat amat tidak mungkin! kenapa? karena kita ini hidup di dunia BUKAN di syurga. Dimana apapun yang kita inginkan bisa langsung tersedia...

Kita hidup di bumi ini mengenal hukum dan memerlukan hukum sebab-akibat. Jika tak ada sebab-akibat maka gugurlah yang kita namakan takdir. kok bisa?

"Jika seseorang di takdirkan meninggal di daerah A, maka dia akan keluar menuju daerah A" Sekalipun dia dikunci keluarganya di kamar atau bahakan rumahnya dijaga ketat. Dia akan menemukan celah sehingga bisa keluar lalu menuju takdirnya...

Sama halnya seperti filosofi "Jika kamu ditakdirkan menjadi raja, maka kamu akan menjadi raja" Sekalipun kamu lahir bukan dari kalangan kerajaan... (Berapa banyak kisah seperti ini yang kita tahu atau kita dengar dan telah kita baca?....)

Jadi, sangat amat tidak masuk akal dan sangat tidak mungkin terjadi; kita mendapatkan uang dan kekayaan secara tiba-tiba tanpa berlakunya hukum sebab dan akibat.
Bagaimana dengan cerita mistis tentang kekayaan dari jin A atau dari penunggu gunung B atau sosok misterius C???

Tetap berlaku hukum sebab akibat! perhatikan...
Si A mendapatkan pesugihan atau apapun istilahnya dari setan/jin B, <<< ini sebab
Lalu si A meninggal 5 tahun kemudian dia meninggal dengan tidak lazim, <<< ini akibat

Dan sekalipun kita berdoa dan sering bangun malam atau bahkan jika kita sampai menangis darah kepada Tuhan, agar Dia membantu masalah kita dengan memberi kita sejumlah uang-pun; OMONG KOSONG! Itu tak akan pernah membuat kita mendapat uang/kekayaan secara tiba-tiba dari Tuhan.

Kalau kita sampai mendapat sejumlah uang atau menang undian atau berhasil menjual sesuatu dengan harga mahal sehingga kita untung besar... Itu memang karena Tuhan ingin membantu kita bung!!!


Jadi, yang seharusnya dan yang memang bisa kita lakukan/kerjakan adalah:
- Bersyukur; Bersyukur itu menggunakan/memanfaatkan sumber yang ada untuk mendapatkan yang lebih baik/lebih besar.
- Lakukan: Lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan, mudah-mudahan dengan begitu; Tuhan membantu melakukan yang tak bisa kita lakukan...
- Putuskan: Bagaimana kita bisa melakukan sesuatu adalah bergantung kita memutuskan sesuatu dari informasi/sumber yang ada.

Do Your Best
Lakukan yang terbaik, yang bisa kita lakukan dan tetap bersyukur...

Saturday, March 15, 2014

Sedekah, Sodaqoh, Berbagi, Beramal, Filantropi atau apapun istilahnya.

Kita semua pasti terheran-heran, jangankan yang non-muslim, yang muslim sendiri (kita) terkadang masih bertanya (walau dalam hati) benarkan? kok bisa? apa sudah teruji? ah masa sebesar itu? masa iya sih? tapikan?

Sebagian kita mungkin juga telah mendengar "cara" sedekah versi ust. Yusuf mansur yang bisa dikatakan nyleneh (tak biasa) walaupun memang kita mengiyakan dalil Al-Qur'an dan telah mendengat kesaksian dari membaca, TV, radio, teman, saudara atau bahkan mendengar dari anggota keluarga kita sendiri, bahwa; sedekah kita akan dilipat-gandakan pembalasannya.

Dititik ini, setidaknya kita menyadari: Untunglah keburukan (dosa) kita tak dilipatgandakan pembalasannya, lalu kita mulai merenung...; Inikah bagian dari sifat ALLAH yang Maha Adil???

Lalu ada yang "nyeletuk" sedekah-kan tak harus uang, bisa tenaga dan pemikiran...
Betul, tapi sedekah uang ada baiknya juga.
Biarpun kita punya ide pembangunan sekolah atau rumah sakit gratis dan masyarakat sekitar yang siap gotong-royong, tapi kalau tak ada dana (uang) apakah bisa terwujud? lalu operasional bulanannya?
Apakah yang gotong-royong itu juga tak berharap bayaran ataupun sekedar sarapan dan makan siang???

Dilema, betul! Sangat amat dilema.

Kalau dipikir-pikir:

ALLAH itu tak butuh uang-uang kita, ALLAH hanya menguji apakah kita percaya???
Bukankah sekiranya penduduk langit dan bumi tidak beriman kepada ALLAH, itu tak merugikan sedikitpun bagi ALLAH???

Punya Agama? PERCAYALAH!
Punya Tuhan? PERCAYALAH!
Ingin lulus sekolah? PERCAYALAH!
Ingin sukses karir? PERCAYALAH!
Ingin kecukupan? PERCAYALAH!


Kita hanya perlu PERCAYA!
You need to trust!

Saturday, February 8, 2014


Setiap orang bertanggung-jawab atas tindakan, ucapan dan keputusannya sendiri.

Sedang kesulitan mencari rezeki (pekerjaan dan uang???
Coba ingat lagi baik-baik, mungkin kita pernah (sengaja/tidak sengaja/tidak tau) memakan harta haram yang sebenarnya bukan hak kita, karena....
"Dosa memakan harta haram bisa dihapuskan dengan kesulitan dalam mencari rezeki" (Hadist)

Mudah-mudahan-InsyaALLAH cara ini bisa mengatasi kesulitan dalam mencari rezeki (tentunya, setelah ALLAH mengampuni dosa kita yang telah memakan harta haram):

Sangat bahagia dan sangat amat bahagia serta merasa tenang, saat kita bisa mendapatkan rezeki setiap hari. Siapa yang memberi? ALLAH
Siapa yang menanggung? ALLAH
Siapa yang menjamin? ALLAH

Sejatinya, kita (terutama yang muslim) mendapatkan jaminan mendapat rezeki setiap hari, setiap malam dan sepanjang tahun; berdasarkan riwayat yang saya ingat (walau agak lupa, entah hadist atau qur'an):


Bahwa siapa yang membaca:
   حسبي الله الذي لااله الله عليه تو كلة وهو رب العرش العظيم     7X

Hasbiyallaa hul ladzi laa ilaa ha illa  hu 'alaihi tawakkaltu wa huwa robbul 'arsyil 'adziim

>>>Tiap setelah Subuh, maka ALLAH akan memberi rezeki sepanjang hari itu
>>>Tiap setelah Maghrib, maka ALLAH akan memberi rezeki sepanjang malam itu,


Baik dibaca dengan sungguh-sungguh ataupun hanya sekedar santai alias coba-coba.
Ya, kira-kira bigetu tulisan arab dan keterangannya.


Silahkan dicoba

Tuesday, January 28, 2014

Ketakutan adalah hal yang wajar dalam diri kita sebagai manusia. Namun, takut yang berlebihan atau takut yang tidak wajar sangatlah tidak biasa dan ini terjadi pada sebagian saudara kita di dunia ini.

Apa sih pemicu takut dan kenapa kok malu?

Kebanyakan kita saat kecil, atau bahkan yang sudah menjadi orangtua; sangat amat sering menakut-nakuti anaknya, kalau kita bisa menghitung; berapa kali kita mendengar atau membaca tulisan "Tidak, Jangan".

Alih-alih melarang anak-anak dengan kata-kata; jangan bermain air, jangan berisik, jangan hujan-hujanan dan sejenisnya, malah dengan larangan tersebut, anak-anak semakin menjadi-jadi, semakin berisik, dan semakin liar.

Dengan mengatakan; tidak boleh atau jangan bermain. Maka secara tidak langsung berpengaruh psikologinya saat remaja dan dewasa nanti, sehingga anak tersebut nantinya menjadi: Malu, Takut, termasuk malu dan takut memulai sesuatu dan bahkan untuk sesuatu yang baik!
Biarkan anak-anak bermain dengan imajinasinya (hindari melarangnya)
Biarkan anak-anak bermain dengan rasa penasarannya (hindari melarang)
Kecuali, kalau anak melakukan hal-hal yang aneh seperti; makan sabun, merokok, dan sejenisnya yang amat sangat berbahaya jika sampai menjadi kebiasaan!
Sembari membiarkan anak-anak bermain, kita sebagai saudara ataupun orangtua; PERHATIKAN DENGAN CERMAT karena mungkin saja itu BAKATNYA! karena dengan mengetahui bakat anak sejak dini, kita bisa mempersiapkan dana pendidikan sang anak, sehingga anak bisa menjalani kehidupan masa-depannya dengan bahagia dan kecukupan.
Kalau belum tahu atau bahkan belum tahu juga bakat anak kita, jalan terakhir maka bacalah primbon, ya memang tak ada salahnya membaca primbon tentang pekerjaan yang cocok sesuai kelahiran sang anak tersebut dan ambillah salah satu yang kira-kira paling sering atau berhubungan dengan kegiatan anak anda.


SALAM SUPER LUAR BIASA!

Sunday, December 8, 2013

Mungkin kita perlu membaca artikel ini dulu klik>>>baca
Tidak ada murid yang bodoh, yang ada hanya guru yang bodoh. (Never Say Never)
Perubahan itu pasti terjadi, cepat atau lambat, dan siap atau tidak siap.
Dunia semakin berubah,
Perubahan itu tak terasa dan kita menyadarinya begitu cepat.

Pekerjaan utama Kementrian HAM (Hak Asasi Manusia) sesungguhnya adalah:
Melindungi setiap calon generasi penerus bangsa dari kekerasan fisik, kekerasan mental dan karakter.
Ya, calon generasi penerus bangsa; para siswa dari TK, SD, SMP, SMA dan sederajat sampai para Mahasiswa.

Para penyandang predikat (panggilan/pangkat) guru; Sungguh tak main-main,
Bukan malah, hanya mengharap gaji dari pajak yang dibayar rakyat
Bukan malah sampai berdemo meminta kenaikan gaji/kenaikan pangkat!
Seperti pepatah Jawa: "Guru iku digugu lan ditiru" (Guru itu dipatuhi dan diikuti)
Jadi, sebaiknya para guru (di Indonesia) menghindari hal-hal yang negatif seperti: Menghardik, Memarahi, melakukan kekerasan, Memaki; Itu semua tidak boleh dilakukan di depan anak didik.
Setiap anak akan mengikuti yang kita lakukan dan yang kita contohkan, BUKAN nasehat kita!
Itulah alasan mengapa anak-anak cenderung ingin seperti; Superman, Batman, Spiderman, Power rangers ataupun Pilot, Guru, Dosen, Professor dan Dokter.
Bahkan saat anak-anak sudah dewasa sebagai Mahasiswa-pun ingin seperti; Pengusaha A atau Tokoh film B atau Pejabat C.

Mengapa kebanyakan anak-anak (di Indonesia) lemah di pelajaran Matematika?

Pengalaman saya juga begitu; Saat saya SD (sekitar 50 atau 60 siswa)  HANYA 2 Siswa yang lulus UN, sisanya tidak lulus hanya karena pelajaran matematika!

Kebanyakan image seorang guru matematika itu killer alias galak, sehingga pelajaran matematika yang memang sudah sulit semakin rumit bagi siswa ketika berhadapan dengan guru killer!

Semakin rumit dan semakin malas, dikarenakan guru yang membosankan dan seolah seenaknya sendiri; yang mengharuskan anak-didik (siswa) paham tapi dengan cara mengajar yang salah, mengajar dengan marah-marah dan keras ataupun cara mengajarnya membosankan (tidak kreatif)!
Sehingga, para siswa otaknya terfokus dengan ketakutan:
Takut disuruh maju, karena belum paham
Takut ditanya, karena belum paham juga
Takut dimaki-maki, Takut dimarahi, Takut dihardik, Takut dipukul, Takut dijewer, Takut ditampar dan sejenisnya.

Pada akhirnya otak siswa bukan terfokus untuk memahami pelajaran! energinya terkuras habis untuk menghadapi ketakutannya! 
Apa kita mengerti, apa orangtua mengerti? apakah para guru mengerti?
Kalau mau teriak-teriak, menghardik, marah-marah, memaki, sebaiknya pindah profesi jadi kernet bis saja! atau jadi pedagang di pasar tradisional yang kumuh! atau jadi buruh saja!!! atau kalau berani, jadi tentara sekalian.

Monday, December 2, 2013

"Menikahlah, karena menikah dapat mengundah rezeki" (HR. Hakim dan Abu Dawud)
Itulah bunyi sebuah hadist tentang anjuran menikah.

Kebanyakan kita (tidak semua) menunda pernikahan dengan alasan yang bisa dikatakan cukup masuk akal, dan alasan yang paling sering adalah:

Belum kecukupan harta,  ya kita merasa pernikahan memang butuh biaya dan memang faktanya biaya pesta pernikahan lebih murah dibanding dengan biaya-biaya setelah pesta, terutama setelah punya anak!

Kalau dipikir memang berbanding jauh, antara kenyataan zaman sekarang yang penuh dengan biaya-biaya
dengan bunyi hadist di atas. Tapi, itulah keajaiban; selalu tak terduga!

Belum lagi ditambah dengan statement orangtua zaman dulu, bahwa:
Banyak anak, banyak rezeki?
Tapi, faktanya banyak anak akan membuat orangtua mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk menunjang kehidupan maupun pendidikan.
Marahlah dengan anggun dan santun dengan perkatan positif, karena ucapan kita sebagai orangtua adalah doa untuk anak-anak kita.
>>>Apa kita rela anak-anak kita bodoh, karena sumber sumber dari kata-kata "bodoh" kita saat marah kepada anak?
>>>Apa kita rela anak-anak kita memiliki kelakuan seperti setan, karena sumber perkataan dan makian; "setan, bandel, dungu dan sejenisnya" saat kita marah kepada anak?
>>>Apakah rela? kalau anda rela lakukanlah! kami tidak akan begitu, karena kami tidak rela anak kami bermasa-depan negatif bin suram ditengah kehidupan yang semakin keras ini.

Marahlah seperti ini:
Dasar kamu bandel, biar kamu jadi presiden. atau
Dasar kamu anak ga ngerti, biar kamu jadi orang terkaya di kampung!
Kemudian lihatlah respon anak yang terbengong-bengong atau setidaknya dia akan merenung di kamarnya! lalu berubah jadi lebih baik, sebab ucapan anda yang menjadi doa telah di respon oleh alam sekitar yang membuat anak itu menuju takdir dari "sumpah" anda.

>>>Mari kita analisa bersama:

1. Menikah akan mengundang rezeki!

Benar! terutama dari angpau/amplop para undangan, dan itu tergantung berapa banyak yang diundang, syukur-syukur yang diundang para keluarga kaya dan pejabat; yang setidaknya mengisi amplop mereka dengan nominal 3 digit (pecahan 100ribu) yang berlembar-lembar!

Ditambah lagi saat lamaran; segala jenis makanan/kue ditambah mahar yang kadang diatas 5 digit belum lagi kalau emasnya 1kg!

Atau anda menikahi putri dari satu-satunya anak orang kaya yang sedang sakit-sakitan, yang divonis hidupnya tinggal 1 bulan! toh jikapun jadi sehat, anda setidaknya jadi manager diperusahaan mertua!

Ada suatu rahasia tersembuyi yang banyak orang tak sadar! yaitu tentang kehamilan!
Saat istri sedang hamil (sekalipun itu hamil diluar nikah) maka kehamilan itu mengundang rezeki (saat hamil saja lho ya...) tak percaya? perhatikan saja saudara, teman atau tetangga anda yang sedang hamil, bisa dipastikan rezekinya mengalir dengan mudah. Tak ada yang hamil? tanya saja orang yang telah punya anak; bisa Ibu, Tante, Guru, Tetangga atau Saudara. Bagaimana rezeki mereka mengalir saat kehamilan istrinya...

2. Banyak anak banyak rezeki!

Benar! perlu dikonfirmasi: Inikan statement orangtua zaman dulu, jadi berlaku untuk zaman dahulu; saat belum ada sekolah, belum ada TV, Smartphone dan sejenisnya...
Ditambah lagi kalau anaknya banyak bersama-sama menggarap sawah/kebun, bisa lebih ringan dengan area sawah/kebun yang lebih luas, sehingga hasilnya semakin melimpah ruah!
kalau sekarang (sudah akan 2014)? Pikir lagi deh!

Jadi, menikah atau tidak?

Pastikan kita telah siap mental untuk membentuk keluarga, untuk mendidik anak yang kita tahu sebagai titipan Tuhan. Sebagai titipan ALLAH, anak sebaiknya dididik di lingkungan positif, dengan contoh yang positif, kata-kata yang positif juga orang yang positif
Anak-anak akan meniru (contoh/kelakuan) yang kita lakukan sehari-hari, bukan nasehat kita!
Kemarahan kita, kekasaran kita, ketidak-jujuran kita; secara langsung mempengaruhi kehidupan anak-anak, baik saat ini atau di masa-depan anak tersebut.
Inilah alasan mengapa anak-anak cenderung ingin menjadi Superman, Batman, Power rangers, Spiderman, ingin menjadi Pilot, Dokter, Guru ataupun hal-hal yang menarik lainnya bagi anak. 

Masih Ingat ada hadist:

"Semua anak-anak itu asalnya muslim, orangtuanya yang membuat mereka nasrani dan yahudi"

Dan itu juga berarti bahwa:

>>>Kalau orangtuanya beribadah dengan baik, nantinya anak akan baik pula ibadahnya

>>>Kalau orangtuanya suka berbohong, (seperti tidak menepati janji untuk membelikan mainan setelah makan, menyuap petugas saat mengurus surat-surat/perizinan, menyuap petugas saat akan ditilang/ditindak,
menyerobot antrian alias tidak antri, tidak patuh aturan lalu-lintas atau menyuruh bilang kepada seorang tamu bahwa orang-tua tidak ada), maka  nantinya anak tersebut juga akan berbohong dan tidak menutup kemungkinan juga membohongi kita sebagai orangtua!

>>>Kalau orangtuanya membuang sampah ditempat sampah, nantinya anak akan membuang sampah ditempat sampah juga dan tidak menutup kemungkinan juga hidup bersih dan rapih!

>>>Kalau orangtuanya marah-marah, memaki dan melakukan kekerasan, nantinya anak itu akan melakukan kekerasan kepada oranglain, demo ricuh, ugal-ugalan, mem-bully teman sekolahnya dan tidak menutup kemungkinan anak tersebut juga terlibat narkoba, tawuran dan membunuh orang!

>>>Kalau kita sebagai orangtua marah dengan mengatakan: dasar anak setan! berarti kita sebagai orangtuanya, setan juga dong?

Buat kami: Tidak ada alasan yang dibenarkan ketika kita memukul anak-anak lalu beralasan bahwa kita hanya memukul setan yang ada dalam anak tersebut. Memang kita tahu setan itu seperti apa? kalau anda memang bisa lihat setan itu, mengapa anda tak langsung memukul setan itu tanpa melalui perantara tubuh anak-anak?

Buat kami: Tidak ada alasan yang benar saat melakukan kekerasan terhadap anak lalu mengatakan bahwa kita tegas? padahal keras dan tegas itu perbedaannya sangat tipis!

Buat kami: Hanya orangtua yang tidak sekolah yang mengatakan " kamu ngertiin mama/papa dong nak..."
kalau anak itu bisa menjawab dia akan menjawab; ma/pa, aku akan mengerti saat seumuran papa/mama...
Tidak ada murid yang bodoh yang ada hanya guru yang bodoh. dan itu berarti juga, tak ada anak-anak yang bodoh yang ada hanya orangtua yang bodoh
dan itu sejalan dengan statement (hadist) diatas.
Tidak percaya kalau anak-anak itu aslinya cerdas?
Baca di Kaskus pakai link ini  >>>Klik sini<<<
Lihat di Youtube cara mengajarnya >>>Di sini<<<
atau jika sudah terhapus baca langsung di  >>>Klik sini<<<

Bagaimana jika kita merasa belum (siap) menjadi orangtua yang baik?

Sebaiknya kita titipkan kepada orang (yang santun dan baik) sebagai pengasuh atau di lingkungan yang positif yang membuat baik masa-depan anak kita, bisa: Pondok Pesantren atau dikirim Sekolah keluar negeri atau sejenisnya.

Selamatkan Akhlaq dan Karakter Calon Generasi Penerus Bangsa!

Monday, November 18, 2013

Itulah mengapa lidah manusia dibatasi dengan dua benteng kokoh, yaitu: bibir dan gigi. Namun, untuk sebagian orang, 2 benteng alami ini mudah runtuh!
Kita mendengar dari salah satu motivator Indonesia paling positif: Mario Teguh, bahwa:
"Sumber dari masalah manusia adalah Do'a"
dan itu juga berarti bahwa masalah utama manusia adalah ucapan.
"Karena Ucapan = Do'a"
Itulah mengapa orang yang bilang: mudah, dia akan dapatkan kemudahan.
Orang yang bilang: bingung, juga akan dapat kebingungan.
Begitu pula orang yang bilang: susah, juga akan dapatkan kesusahan.
Itulah kekuatan kata-kata alias ucapan!
Jadi, hati-hati dengan ucapan ya...

Dan kalau boleh saya gabungkan, Masalah utama manusia adalah mulut.

Kalau manusia salah makan ataupun salah pola makan; bisa sakit
Kalau salah ucapan; bisa kena pukul. bagaimana kalau sampai salah berbicara di depan Boss atau Presiden? entahlah...
Tapi, mungkinkah kita salah do'a?

Bisa jadi!

Bagaimana bisa sampai salah saat berdo'a ataupun salah memilih do'a?

Sebelumnya, ini sekedar analisa saja ya...

Hanya pemahaman manusia saja yang terbatas, kebanyakan dari kita berdoa (tentang) akibat. Sehingga kita sering tidak siap dengan sebab-sebab yang akan terjadi, suatu proses yang membuat do'a kita terlaksana...

Contoh:
Saat kita berdoa memohon kekayaan/kecukupan/kemakmuran, kita malah dapat masalah keuangan.
Saat kita berdoa memohon kecerdasan/kepintaran, kita malah dapat tugas-tugas rumah yang semakin banyak dan semakin sulit yang terkadang beberapa malah tidak masuk-akal bagi kita sebagai siswa.
dan sebagainya...

Namun, cobalah mulai berpikir positif dari detik ini;
Bukankan itu sebagai proses?
bukankah masalah itu membuat manusia semakin dewasa?
bukankah pengalaman itu membuat manusia semakin kuat?

Kapan terakhir kali manusia melihat uang, rumah, mobil turun dari langit (dari Tuhan) secara langsung?
Kapan terakhir kali manusia disentuh malaikat yang membuat kita mendadak cerdas?

Mungkin, kita bisa mencoba berdo'a (tentang) sebab.

Contoh:
Kita berdo'a, memohon menjadi ahli
Kita berdo'a memohon agar pelajaran-pelajaran mudah kita pahami dan mudah kita ingat
dan sebagainya...

Terakhir, selalu sadar bahwa:
Sekolah kehidupan selalu terbuka, kita selalu hadir dalam kelas dan mengikuti setiap pelajarannya, kita juga mengikuti ujiannya.
hanya saja, tidak semua dari kita bisa lulus.

Sadarilah bahwa:
Tuhan maha mengetahui, sedangkan kita tidak.

Saturday, October 12, 2013

Percayalah, semua pria itu tampan dan semua wanita itu cantik!
Kalau anda merasa kurang tampan/cantik, minimal anda good looking (enak dipandang)
Kalau anda merasa kurang good looking juga, setidaknya anda memberi manfaat kepada orang lain
Kalau anda merasa kurang memberi manfaat kepada ornag lian, setidaknya anda melakukan kebaikan untuk diri sendiri...

Awet muda, siapa yang tak terpesona?
Tetap terlihat manis, unyu-unyu alias menggemaskan, menjadi kesenangan tersendiri.

Sadarlah! Dunia semakin canggih, kita sudah melihat semuanya
Wanita yang tadinya kurang enak dipandang, namun setelah dirias oleh professional; terlihat jadi lebih muda, lebih segar, lebih enak dipandang, lebih cerah!
Teknologi visual effect & photoshop, bisa membuat gambar dan film lebih menakjubkan!

Di belahan dunia lain, di negeri ini dan mungkin juga seluruh dunia;
Banyak orang mencari dan menjalani resep awet muda, banyak yang tak sadar bahwa wajah sebaik apapun pada akhirnya akan menjadi tanah!

Padahal, ada cara yang lebih efektif, aman dan gratis! Tapi sayangnya tak bisa dilakukan oleh semua orang dan terkadang tidak enak untuk sebagian orang.
Resep awet muda itu adalah:

Mengajar, ya tidak salah lagi; Guru

Perhatikan orang di sekitar anda yang menjadi guru,
Mereka terlihat lebih muda dibanding muridnya, yang terkadang murid dari sekolah dasar!
Apalagi yang mengajar tanpa pamrih, tidak menuntut kenaikan gaji maupun tunjangan, yang memiliki visi untuk mencerdaskan oranglain dan lingkungannya...
Perhatikanlah...

Tidak semua orang bisa, dengan hati lembut mengajari oranglain dengan sabar, tanpa marah, tanpa memukul, tanpa memaki/mencela, yang dengan tegasnya memiliki misi (beberapa yang mungkin);
memperbaiki akhlaq, memperbaiki karakter, memperbaiki mindset, dan sebagainya

Memang tidak ringan dan tidak instan. Tapi akan membekas selamanya.Kalau make-up/riasan itu bisa terhapus, bisa hilang lalu memperlihatkan wajah aslinya.

Bukankah baik kalau memiliki karakter/akhlaq yang baik walau wajah biasa saja?
Dan memang sangat baik kalau bisa memiliki karakter dan wajah yang sama bagusnya.

Saturday, September 28, 2013

#Bagian4, Final 

Adalah kewajiban orangtua, kakak; untuk memberitahu ini, BUKAN hanya sebagai nasehat, tapi juga mencontohkan!

Mungkin kita tertarik membaca artikel ini dahulu klik>>>baca

>>>
Dunia ini sangat keras. Bukan karena orang-orangnya kejam. Tapi, karena orang-orangnya tidak peduli!

Kau akan sama pada 5 tahun mendatang, kecuali apa yang kau baca, yang kau pelajari dan siapa saja temanmu. Karena 5 teman terdekatmu itu cukup bisa menggambarkan siapa dirimu!

Pengaruh terbesar yang mempengaruhi kehidupan kita di masa-depan adalah lingkungan, termasuk pengaruh teman-teman.
Karena itu jadilah pribadi yang super, pribadi yang kuat, pribadi yang percaya diri (tak perlu over convidence!) dan tetaplah waspadah

Percayalah! kalau kau membaca ini; beruntunglah!
Namun jika kamu mengabaikan atau meremehkan, aku tak bisa menjamin masa-depanmu lebih baik dan kau bisa menyesal nantinya.
Karena, peramal nasib terbaik adalah menyadari apa saja yang kau lakukan hari ini!
>>>

Ini adalah Seri Terakhir untuk menjadi anak yang baik juga anggun tanpa melupakan kehidupan masa-depanmu juga akheratmu.
Namun, selesai membaca ini; bukan berarti kamu berhenti belajar dan membaca.

Aku Cinta Kamu
I Love You my Brother and Sister.

"Tetaplah berusaha tersenyum walau keadaan sedang sulit dan bersyukurlah juga tetaplah waspada"

#Bagian3

Mungkin kita tertarik membaca artikel ini dahulu klik>>>baca

Jika kamu muslim; sangat baik membiasakan diri sholat jamaah di Masjid, setidaknya sholat Isya dan Subuh berjaamah (apalagi kalau jadi tetangga masjid)
Saat kamu ambil barisan pertama (termasuk saat sholat Jumat) lalu kamu di tegur;
"eh anak kecil di belakang"
sebaiknya kamu jawab;
"saya juga mau pahala, kalau abang/kakak/om/bapak mau di depan sebaiknya abang/om datang duluan"
atau di candain sekalian; "kalau mau bayarin tempat saya Rp. 10 juta, kita tukeran tempat!"

Tak usah takut di marahi, karena kami para orang dewasa sebenarnya; "marah untuk menutupi rasa malu kami terutama setelah di singgung (apalagi sama anak yang lebih muda)"

>>>
Rajinlah mendalami dan memahami Agama; agar saat remaja-dewasa kepribadian dan keyaqinanmu tak mudah goyah juga tak mudah terpengaruh berita dan hal-hal buruk/negatif.

Ketahuilah: Membaca itu sangat penting dan sangat baik; baik itu membaca buku, majalah, ataupun membaca dari sobekan koran bekas bahkan membaca brosur juga baliho.
Dan yang lebih penting lagi adalah membaca Situasi dan Keadaan, juga membaca Sifat dan Karakter orang terdekatmu!

Bangun pagi buta itu sangat menyehatkan, ada suatu filsuf mengatakan: "Tidur cepat dan bangun lebih pagi; membuat seseorang lebih sehat, kaya, dan bijaksana"

Tak perlu ragu untuk membuang sampah pada tong-sampah, walaupun kamu harus simpan di sakumu dahulu sebelum menemukan tong-sampah. atau setidaknya langsung bakar tumpukan sampah keluargamu.

Untuk yang muslim pasti sudah paham; "Kebersihan adalah sebagian dari Iman" jadi, bisa dikatakan orang yang membuang sampah sembarangan Imannya telah berkurang!

Gunakanlah Energi (baik itu Listrik, Air) Secara bijaksana alias secukupnya. Dan matikan yang tak perlu!

Bicaralah dengan Santun namun tegas agar kamu terlihat berwibawa! walaupun sama anak kecil ataupun adikmu sendiri (apalagi sama yang lebih tua darimu)

Berlakulah Sopan namun terhormat. Tapi juga jangan mudah dipengaruhi (waspadalah "penjilat" di sekitarmu).

Yang terpenting pula untuk masa-depanmu: Kamu bisa meminta orangtua untuk melakukan tes-sidik jari untuk mengetahui bakatmu,
Sehingga dengan mengetahui bakatmu; mudah-mudahan kamu bisa senang menjalani takdirmu. Karena kamu sudah siap lebih awal dibanding teman sebayamu!
Selain itu agar orangtuamu tidak menghamburkan uang untuk studimu yang tak perlu alias yang tidak sesuai dengan bakatmu!
>>>

Aku Cinta Kamu

"Tetaplah berusaha tersenyum walau keadaan sedang sulit dan bersyukurlah juga tetaplah waspada"

Sunday, September 8, 2013

PANCASILA
Sebagai pedoman bangsa Indonesia,

Mengapa Ir. Soekarno yang memang muslim lebih memilih PANCASILA di banding Syariah untuk membangun negara?

Memang benarlah, Berbeda-beda tap tetap satu jua itu (sepertinya) lebih baik daripada memunculkan kecemburuan sosial bagi etnis lain di negara ini.

Namun, kalaulah kita membayangkan hukum Indonesia ini adalah Syariat Islam, (mungkin saja) negara ini bernasib sama seperti Irak atau Mesir (mungkin ya...)

Kalau begitu saya sudah seharusnya berterimakasih kepada para pendiri negara ini dan juga para pahlawannya.

Tinggallah kita sebagai generasi penerus, apakah berani menerapkan pancasila dalam kehidupan bernegara.

Karena itulah PANCASILA :

1. Mengajarkan untuk (PERCAYA) kepada Tuhan, 
2. Dan menjadi manusia yang memiliki moral serta kepribadian unggul, 
3. Sehingga bersatu menjadi bangsa yang beradab,
4. Yang dipimpin oleh pribadi yang berani, bijaksana dan mementingkan kebaikan rakyat,
5. Pada akhirnya dengan Perekonomian yang baik, Masyarakat yang beradab, Pemegang pemerintahan yang bermoral menjadikan Keadilan-Keberkahan dirasakan semua lapisan masyarakat.

Terimakasih kami untuk anda para pendiri dan pejuang bangsa ini,
Kasih-Sayang Tuhan meliputi anda semua di dunia-sana.

Friday, August 30, 2013

Kita sering mendengar:
"Surga yang di Akherat itu tak pernah terlintas di hati dan pikiran manusia sebelumnya, dan tak pernah di lihat oleh mata sebelumnya".
Kalau saya membandingkan dengan Harapan/Keinginan kita dibeberapa minggu atau tahun mendatang, mungkin ada "hubungan darahnya"

Saat kita Menghkayalkan atau memimpikan suatu hal, terkadang itu malah terjadi tidak sesuai harapan dan kalkulasi kita.
Atau saat kita fokus dengan uang atau suatu hal, justru seolah uang ataupun hal penting itu menjauh dari kita...???

Terkadang, saat kita berdoa denga pasrah atau saat kita mengucapkan sesuatu; tapi kita mengucapkannya dengan "santai" tanpa beban,bahkan terkesan "iseng" ataupun setelah kita mengucapkannya kita tidak begitu mempedulikan ucapan/doa kita,
Namun, hal yang kita ucapkan tersebut benar-benar terjadi!!! diluar dugaan kita, tanpa kita membayangkan sebelumnya...
Atau saat kita melakukan sesuatu atas dasar ikhlas alias tanpa beban, tanpa berkhayal apapun. hasilnya malah "lebih baik" dari pikiran atau dugaan kita sebelumnya.

Seperti ada kaitannya dengan "Surga tak pernah terbayang sebelumnya"

Bukankah kalau sesuatu itu terjadi sesuai dengan dugaan dan harapan kita atau kalkulasi kita, justru melemahkan/mengesampingkan kepercayaan bahwa: Tuhan Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Kalau begini, Mari kita belajar, bekerja dan berkarya dengan Ikhlas untuk menjadikan pribadi ini berarti bagi kehidupan.

Bagaimana dengan anda???

Thursday, July 18, 2013

Aku datang ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu
Aku datang, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang
Sesungguhnya segala pujian, segala kenikmatan, dan seluruh kerajaan
adalah milik Engkau; tiada sekutu bagi-Mu

Itulah arti talbiah yang banyak di kumandangkan saat musin Haji.

Berhaji atau pergi menunaikan rukun Islam ke-5: Haji adalah dambaan bagi setiap muslim dan tak sedikit membuat penasaran bagi non-muslim; gerangan apakah yang sampai membuat Ka'bah di Mekkah begitu suci, begitu banyak yang rela berkorban, menabung dalam jangka lama, dan sebagainya...?

Uniknya, sebutan alias title (H. / Haji / KH / Kiayi Haji / Pak Haji / Bu Haji, dan sebaginya) HANYA ada di Indonesia! dan menurut sejarah: dahulu saat Belanda masih menjajah di Indonesia, setiap orang yang baru pulang dari Berhaji; di karantina dan di beri "title" Pak Haji/Bu Haji dengan tujuan agar orang tersebut melambung hatinya sehingga agar orang tersebut lupa berdakwah tentang Islam di Indonesia.
Kenapa? seperti kita ketahui tujuan penjajahan adalah : Gold, Glory, Gospel (Harta, Kejayaan, Penyebaran Agama) dalam hal ini belanda berupaya mengkristenisasi Indonesia yang telah di Islamkan oleh para Walidongo setelah sebelumnya Nusantara beragama Hindu dan Budha.

 Untuk Berhaji, SEBAIKNYA SIAP Lahir dan Batin.

Banyak orang yang bisa mempersiapkan lahirnya saja alias uang untuk biaya pergi haji termasuk selamatan dan uang untuk orang rumah yang ditinggalkan selama lebih dari 1 bulan.
Sayangnya, banyak orang seolah lupa mempersiapkan batinnya, yang dimaksud di sini bukan hanya latihan tawaf, menghapal doa-doa dan sebagainya. Namun, kita berbicara tentang KARMA!

Ya, tak salah baca. Berhaji juga sebagai ajang pembersihan diri, ajang untuk intropeksi atas kesalahan dan itu berarti kita berbicara tentang KARMA dalam ISLAM!

Pastinya, banyak dari kita sering mendengar atau membaca cerita bahwa:
  • ada orang yang tak bisa melihat Ka'bah, padahal dia sudah di depan Ka'bah
  • ada orang yang sering kehilangan sandal/sepatu sampai-sampai ia sibuk mengurusi sandal daripada beribadah
  • ada orang yang tangan/kakinya terasa tersayat silet/pisau atau tiba-tiba berdarah, padahal di sedang tawaf di Ka'bah, karena dia menindak/menghardik orang tidak bersalah/berat sebelah.
  • ada orang yang kehilangan uang, bahkan dia sampai memijam dan diberi bantuan uang, tapi tetap uang itu hilang!
  • ada orang yang tersesat untuk kembali ke pemondokan
  • ada orang yang sering melihat kemaluan pria dimanapun dia berada karena biaya hajinya berasal dari melacurkan diri.
  • dan yang paling kita ingat adalah permasalahan makanan/katering yang kadang sudah basi dan terkadang tidak semua jamaah kebagian dan terkadang sampai mengantre berjam-jam, boleh jadi karena kebanyakan jamah haji Indonesia telah lalai dengan keadaan saudaranya/saudara setanah-air yang kelaparan atau terhadap anak-anak yatim/yayasan yatim atau kurangya tanggap membantu saat ada bencana di Tanah-Air.
  • ada yang pemondokannya jauh dari Masjid Nabawi.
Dan pastinya, masih banyak kejadian yang mungkin lebih "mengerikan" dari yang di atas. Itu semua adalah bagian dari karma, bagian dari pembersihan diri atas dosa-dosa yang kita lakukan dan sejenisnya.

Pada akhirnya, kembali kepada masing-maing pribadi kita untuk "bersih-bersih diri" di bulan Ramadhan sebelum "dibersihkan paksa" di Tanah Haram! saat bulan haji nanti...


ALLAHU 'ALAM, ALLAH lebih mengetahui segala sesuatu termasuk yang didalam hati manusia.

Tuesday, May 7, 2013

Seringkali terdengar "Emansipasi Wanita" atau "Kesetaraan Gender" padahal sebenarnya tak perlu, karena Islam telah memuliakan wanita, Jauuuuh sebelum slogan emansipasi itu di gembar-gemborkan...

Sangat di sayangkan jika seorang Pria menyakiti Pacar atau Kekasihnya padahal sang pria tersebut lahir dari Rahim wanita (Yaitu: Ibundanya)...
Sangat di sayangkan jika dalam suatu keluarga sampai harus bertengkar atau menyakiti atau bahkan bercerai... Apakah sang pria tidak ingat masa-masa saat pendekatan?

Cinta itu bukan menyerahkan keperawananmu (wahai wanita)...
Cinta itu tidak saling menyakiti.... Tapi, justru saling Pengertian yang tak perlu di ucapkan dengan kata...

Cinta itu Membangun, Penyemangat, Penambah, Memuliakan, Menghormati dan sejenisnya.... (dalam artian Positif) karena itulah Cinta TIDAK BUTA!

Ingatlah selalu Pesan dan Nasehat Rosul Muhammad sebagai kekasih ALLAH :
"Muliakanlah IBUMU, IBUMU, IBUMU. baru kemudian AYAHMU."
Terlihat jelas bahwa sebagai pria harus memuliakan/menghormati kekasihnya atau istrinya atau ibunda 3 kali lebih baik dari memuliakan/menghirmati ayah ataupun diri-sendiri.

Sangat di sayangkan banyak orang yang mengatasnamakan (Sunnah Rosul) dalam Pernikahan/Poligami, padahal, jika memang benar-benar niat menjalani sunnah Rosul;
   - bukankah Puasa Senin-Kamis juga sunnah rosul?
   - bukankah menyayagi dan menyantuni anak yatim & dhuafa juga sunnah rosul,
   - bahkan beliau dengan ikhlasnya menyuapi seorang pengemis yahudi tua(bukan hanya memberi makan saja...)
   - dan masihbanyak lagi..... Baca Al-qur'an, Bersedekah, Menjaga Lisan dan sebagainya....

Sekiranya kalau bisa, Jauhi mengatasnamakan Sunnah Rosul untuk memnuhi hawa nafsu belaka.....
Diluar itu semua, memang (benar, sangat benar) bahwa:

Sesuatu itu tergantung niatnya dan memang jarang orang bisa membaca hati orang lain......





Thursday, March 28, 2013


Postingan ini sehubungan dengan Hari Libur Nasional Indonesia dan seluruh Dunia khususnya bagi ummat Kristen yang merayakan...

Tidak ada maksud sara' atau penghinaan. Artikel ini untuk menguak sejarah dan rahasia saat-saat kenaikan Nabi Isa alaihis salam yang di hormati oleh ummat Islam juga ummat Kristen.

>>>Mari Flashback 1600 tahun yang lalu...

Nabi Adam di turunkan ke bumi pada hari Jum'at
Nabi Isa di angkat ke langit (Sidratul-Muntaha) pada hari Jum'at
Dajjal akan turun pada hari Jum'at
Nabi Isa akan di turunkan (kembali) ke bumi pada hari Jum'at
Kiamat akan terjadi pada hari Jum'at

>>>
Nabi Isa sangat terkenal sangat sakti atas anugrah ALLAH,
>Sehingga bisa menyembuhkan orang buta tanpa operasi,
>Bisa membangkitkan mayat dalam kubur dan membuatnya berbicara,
>Membuat burung dari tanah liat lalu menerbangkannya...
>dan mukjizat lainnya...
Umur Nabi Isa di bumi sekira 30 tahun dan berdakwah atas Agama ALLAH yang Maha Esa selama 8 tahun, 8 bulan dan 8 hari.
>>>
Hari itu, Hari Jum'at jam 4 dini hari (pagi), para prajurit Romawi kuno mencari Nabi Isa a.s untuk di tangkap dan di bunuh atas makar Romawi. (yang tempatnya telah di beritahu oleh Yudas)
>>> Jam 4:10 para prajurit kebingungan mencari Nabi Isa dan bersamaan dengan itu (Yudas) atas kehendak Allah di jadikan mirip seperti Nabi Isa, baik wajah maupun suaranya!
Sehingga para Para prajurit Romawi ini langsung menangkap dan menyeret Yudas (pengkhianat) yang telah di serupakan seperti Nabi Isa
(bisa di bayangkan sendiri situasinya: jika sesorang bukan merasa orang yang di tuduhkan itu seperti apa?)
>>> Jam 9:20 pagi hari, Yudas di SALIB dan dia berkata : ELI ELIYASA BASTANI (bahasa Injil) yang artinya: "Tuhan Selamatkan Saya"
>>> Bersamaan dengan itu di waktu yang sama, Nabi Isa langsung DIANGKAT oleh ALLAH ke LANGIT.

>>>
Nabi Isa alaihis salam selalu berdiam diri (untuk belajar) setiap hari Minggu dan itulah alasan mengapa orang kristen menjadikan hari minggu sebagai hari istirahat yang kini telah diadopsi di seluruh dunia menjadi hari libur tiap seminggu.

PENTING!>>>
>Hari Jumat besok (29 Maret 2013) adalah hari Jum'at yang sangat spesial karena tidak setiap tahun peringatan pengangkatan Nabi Isa Almasih, jatuh pada hari Jumat.

>>>>>
Di Setiap malam pengangkatan Nabi Isa ini (setiap tahun) akan terjadi Pergantian Nasib bagi Manusia, Semua Doa-Doa di angkat ke Langit. Jadi bagi yang Muslim (boleh percaya atau tidak) setelah perayaan hari pengangkatan, (istilahnya sistem komputer itu di reset / di rubah):

   Yang tadi Sakit-sakitan menjadi Sehat,
   Yang tadinya Kekurangan menjadi Kecukupan,
   Yang tadinya Suka Marah-marah menjadi Santun,
   Yang tadinya Galau / Stress menjadi Riang dan Bersyukur
   dan sebagainya (tergantung niat masing-masing)

Segala Pengetahuan bersumber dari ALLAH dan ALLAH-lah yang Maha Mengetahui segala sesuatu.

Sebarkanlah Kasih-Sayang antar sesama makhluk (Sayangi yang muda dan sopan kepada yang lebih tua) dan bersyukur atas nikmat serta berbagi kepada; Orangtua, Saudara, Tetangga, Anak Yatim-Piatu, Orang Miskin/Kekurangan, Yayasan, Panti-Jompo, dan sejenisnya.

Sunday, March 17, 2013


Manusia di anugrahi Otak dan dapat di gunakan untuk berpikir.
Manusia di anugrahi Hati untuk menimbang yang baik dan yang buruk. Jikalau,
Hati manusia baik, maka baiklah seluruh anggota badan begitu pula sebaliknya.

Kalau manusia di sebut Serakah, ya wajar. namun, hanya orang bijak yang bisa mengendalikan sifat ini..
Kalau manusia berdosa, memang selalu akan begitu. namun, hanya orang berani dan kuat yang mau menyadari kesalahan dan meminta maaf..


Renungkanlah......
"...Mohon Ampun kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,
Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untuk sungai-sungai,
Mengapa kamu tidak percaya Kebesaran Allah?
Padahal Dia telah menciptakanmu dalam beberapa tingkatan kejadian
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,
supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu."
(Surah Nuh. ayat : 10-20)

Saturday, February 23, 2013

Manusia Bertanya:
"Kenapa aku diuji?"
 

Al-Quran Menjawab:
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami Telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (Al-Quran Surat Al-Ankabuut Ayat 2)
"Dan Sesungguhnya kami Telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta." (Al-Quran Surat Al-Ankabuut Ayat 3)

Manusia Bertanya:
"Kenapa aku tidak diuji saja dengan hal-hal yang baik?"
 

Al-Quran Menjawab:
"...boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui." (Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 216)

Manusia Bertanya:
"Kenapa aku diberi ujian seberat ini?"
 

Al-Quran Menjawab:
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..."(Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 286)

Manusia Bertanya:
"Bolehkah aku frustrasi?"
 

Al-Quran Menjawab:
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." (Al-Quran Surat Ali Imraan Ayat 139)

Manusia Bertanya:
"Bolehkah aku berputus asa?"
 

Al-Quran Menjawab:
"...dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (Al-Quran Surat Yusuf Ayat 87)

Manusia Bertanya:
"Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini?"
 

Al-Quran Menjawab:
"Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung." (Al-Quran Surat Ali Imraan Ayat 200)
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 45)

Manusia Bertanya:
"Bagaimana menguatkan hatiku?"
 

Al-Quran Menjawab:
"...Cukuplah Allah bagiKu; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya Aku bertawakkal..." (Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 129)

Manusia Bertanya:
"Apa yang kudapat dari semua ujian ini?"
 

Al-Quran Menjawab:
"Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka..." (Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 111)

Sumber :  https://www.facebook.com/kata2hikmah.new?ref=stream

Wednesday, December 26, 2012

Jika ada orang bertanya kepadamu di mana Allah berada ???
Jawablah : Aku Beriman Kepada Allah

Dalam Al-Quran telah di jelaskan :

Dan apabila Hambaku bertanya kepadamu tentang AKU; maka bahwasannya AKU adalah Dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yang berdoa kepada-Ku apabila ia memohon kepada-Ku.
Maka hendaklah hambaku (memenuhi segala perintahKu)  dan Beriman kepada-Ku agar hambaku selalu dalam Kebenaran (Al-Baqoroh : 186)

Memang urusan Iman/Percaya adalah urusan hati. tidak ada orang yang tahu kecuali orang itu sendiri.

Maka dari itu hendaklah kita terus berbuat baik dan selalu Sabar atas kehidupan ini dan tetap Berkasih-Sayang antas sesama Makhluk serta seringlah berbagi kepada anak yatim/piatu dan kepada orang miskin (lebih terutama lagi) yang ada hubungan saudara.

Tuesday, April 3, 2012

Keimanan...

Keimanan Bagaikan Cahaya yang meyinari wilayah sekitarmu
dan Menjadi Penerang Bagimu. Juga membuat Iblis Ketakutan Serta Kepanasan Karenanya.
Serta Membuat orang lain ingin menjadi bagian dari dirimu Karenanya.


Sahabat...

Siapa sajakah Temanmu???
6 orang Teman  Terdekatmu itulah;
yang mempengaruhi Masa Depanmu.
Maka, hati-hatilah dalam memilih Teman Terdekatmu.


Kejujuran...

Kejujuran adalah Perhiasan Jiwa yang lebih Bercahaya daripada Berlian.

Orang yang Jujur Lebih Berkilau dari Emas.

Integritas itu Sangat Penting Bagi setiap orang.
dan Hanya Kejujuranlah yang membuat Integritasmu Baik.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Promoted Content

Contact us

Name

Email *

Message *