Saturday, August 20, 2011

Hadist-hadist dalam kitab Tankihkul-qoul ini adalah Sohih sanadnya; silahkan baca awal postingan di klik sini

Mengapa kita sebaiknya bersiwak/gosok gigi? berikut bahasannya...

 
(الباب السابِعُ فى فضيلةِ السِّواكِ)
Bab 7 
Pada Keutamaan Bersiwak

قال النبيّ صلى اللهَ عليهِ وسلم : ركعتانِ بِسِواكٍ خيرٌمنْ سبعين ركعة بغيرِسواكٍ


Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
2 rokaat dengan dengan bersiwak (gosok gigi) lebih baik dari 70 rokaat tanpa gosok gigi.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : تسوَّكُوافَاِنَّ السّواكَ مطهرةٌلِلْغمِّ مرْضا ةٌ لرّبِّ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
Bersiwaklah kamu. maka sesungguhnya membersihkan Mulut mendapat Ridhlo Allah.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : ستّةٌ منْ سُنَنِ المرْسلينَ الحا ياءُ والحَلُمُ والحِجَا مةُ والسِّوكُ والتَّعَطرُ وكثْرَةُ الاَرْواجِ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
Ada 6 yang termasuk sunnah-sunnah Rosul. yang Pertama; Malu dan Lapang dada dan berdonor darah dan bersiwak dan memakai wangi-wangian dan banyak istri.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : ثلاثةٌ واجبَةٌ على كلِّ مسْلمٍ اَلغسلُ يوْم الجمُعةِ والسّواكُ ومسُ الطِّيبِ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
3 hal yang wajib bagi semua Muslim: Mandi di hari Jumat dan Bersiwak dan Pakai wangi-wangian.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : طيبُو أفْواهكمْ با السواكِ فَاِنَّهُ طرِيقُ القرآنُ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
Buatlah wangi mulutnu dengan bersiwak maka sesungguhnya dia itu di jalan Al-Quran.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : رحم اللهُ المتَخللينَ من أمّتِي فى الوضوءِ  والطعامِ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
memberikan Rahmat oleh Allah orang-orang yang Gosok gigi dari Ummatku pada wudhlu dan makan.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : لا تخللُوبالآسِ و الرّيحانِ والقصَبِ فاِنه يورث الاِكلةَ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
Jangan kamu gosok gigi dengan tumbuhan yang Wangi dan pelepah maka sesungguhnya mereka mewariskan Gigi yang Rapuh.

وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : صلاةً بسواكٍ خيرٌمن سبعينَ صلاة بغيرِ سواكٍ


Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
satu sholat dengan bersiwak itu lebih baik dari 70 sholat tanpa bersiwak.


وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : مازال جبريلُ يوصينِي باالسواكِ حتَّى حشيتُ انيدردنّ السْنانِ

Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
senantiasa turun oleh Jibril mewasiatkanku dengan siwak sampai-sampai aku takut bahwa copot gigi-gigiku.


وقال صلى اللهَ عليهِ وسلم : اُمرتُ باالسواكِ حتى خِفتُ على اسنانِي

Dan Bersabda Nabi Solallahu alaihi wa sallam :
aku di perintahkan dengan siwak sampai-sampai aku takut atas gigi-gigiku.

Thursday, August 18, 2011

Belum membaca artikel Tentang Lailatul Qodar? Baca Di sini 

Ini adalah versi update 1. silahkan di simak :

Mungkin tidak semua orang mudah faham dan tidak semua orang mau bekerja keras. namun, ada tips agar anda tetap dapat malam lailatul qodar yang mulia,    Ini di cuplik dari Hadist Nabi pada Kitab Tankihul-Khoul bab 15 tentang Fadhilah (Keutamaan) Ibadah Sunnah.

وقال صلى الله عليه و سلم : من صلى أرْبعُ ركعَاتٍ بَعدَ العِشاءِقبْلَ انْ يتَكُلَّمَ فكَاءنَّمَ أدْركَ ليلةَ القدْرِ فى المسْجِدِ الحَرِامِ

Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
Siapa orang yang Sholat 4 rokaat setelah Isya, sebelum berbicara. maka; seolah-olah ia mendapatkan Malam Lailatul Qodar di Masjidil Haram.(Makkah)

   [niat sholatnya adalah niat sholat sunnah ba'da isya karena Allah ta'ala]
   
Subhanallah, sungguh allah Maha adil dan Bijaksana bagi hamba-hambanya. dan Islam tidak pernah mempersulit pengikut-pengikutnya.

Kalau sudah tahu, kenapa tidak di jalankan? 
Ayo...! Mari kita hidupkan sunnah-sunnah Rosul. BUKAN hanya banyak istri...


Wallahualam.

Tuesday, August 16, 2011

Hindari menghalangi anak untuk mengexplorasi, belajar dan bermimpi untuk diri mereka sendiri untuk membahagiakan anda (sebagai orang tua) untuk membangun bangsa dan  untuk membangun kehebatan (agamanya). 
   
Maka dari itu jangan sekali-kali menyepelekan atau menghina keinginan anak anda. Ingatlah, mereka anak kecil yang belum berdosa yang tentu saja Doanya PASTI terkabul. walau anda menyadari, bahwa anda tidak mampu membiayai. tapi, Percayalah, Yaqinlah, dan Ridholah. maka suatu saat anak anda akan menemukan keberuntungannya sendiri 
(entah itu Beasiswa atau ada rezeki yang tak terduga datangnya). 
karena semua itu butuh Proses.
   
Mengenai Intenet, Internet memang ada dampak negatifnya, tapi kalau anda mempunyai jaringan internet di rumah anda sendiri anda bisa minta bantuan orang Telkom (atau Provider langganan anda) atau saudara yang bisa. untuk datang ke rumah anda dan memblok situs-situs negatif (Pornografi, Pornoaksi, Drugs, Narkotika, Cheat, Malware, dll). atau mingkin anda bisa. banyak sekali software untuk memfilter situs-situs yang tidak di inginkan, anda bisa cari di google dengan kata kunci web filter, blok / block domain dan terserah anda. jika anda memang bisa sebenarnya mengunakan browser IE atau Chrome atau lainnya, anda bisa cek historynya. dan ini tidak berlaku jika anak anda menhapusnya!!!
dan anda bisa memantau sekaligus mengarahkan yang terbaik. jika misalnya : anak anda memang mebuka situs negatif anda bisa menasihatinya bahwa itu tidak baik dan arahkan untuk membuka situs lainnya serta berikan internsif / hadiah jika menurut. atau anak anda suka main game, mungkin bisa di arahkan bagaimana anak tersebut bisa membuat gamenya (usia tidak menghalangi untuk kreatif) dengan menyekolahkan atau di gabungkan ke komunitas game. atau  mungkin Pandai menulis dan kata-katanya enak di baca, ini bisa di arahkan untuk membuat e-book. tentu saja itu semua butuh mentor. anda bisa ikuti pertemuan komunitas-komunitas tertentu atau ikut seminar-seminar. 

Mari didik anak-anak kita untuk menjadi yang terbaik sesuai dengan keinginan anak dan harapan anda serta tetap pada jalur yang baik. 
   - untuk membangun Bangsa yang telah tua ini yang mengharapkan adanya pimpinan agung yang menjadi pengganti para pendahulu bangsa.
   - untuk memperbaiki akhlaq dan moral sesuai tuntunan agama.
   - untuk menjadikan setiap warga negara di indonesia ini sesuai dengan amanat Pancasila.
   - dan masih banyak lagi.....

Dengan semangat Kemerdekaan Indonesia yagn ke-66 ini. mari kita ambil bagian untuk bangkitkan bangsa ini agar tercapai sila ke-5 yaitu :

Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

sesuai pesan dan harapan para pendiri dan pendahulu bangsa ini...

Mari Merdekakan diri kita dari Jeratan yang mengikat kita dengan kuat, karena jika tiap-tiap orang bisa merdeka dari dirinya sendiri maka Kemerdekaan sesungguhnya akan Tercapai.

Sunday, August 14, 2011

   "Ilmu bukan untuk di Hafal
Ilmu adalah yang memberi Manfaat" [Imam Ghozali]

Jangan bertanya : apa yang telah di berikan Negara untuk saya
tapi, bertanyalah pada diri anda (dengan hati yang tulus);
Apa yang telah saya berikan untuk Negara 
[ini berlaku juga untuk Agama, Keluarga dll]

Tiga sifat manusia yang merusak adalah :
1. Kikir yang di turuti
2. Hawa Nafsu yang di Ikuti, serta
3. Sifat mengagumi diri sendiri secara Berlebihan [al-hadist]


Perjuanganku lebih mudah. karena mengusir Penjajah.
Tapi, 
Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. 
[Bung Karno]

Untuk Mencapai anak tangga teratas anda HARUS 
menaiki anak tangga pertama dan berhati-hati menaikinya 
atau anda terpeleset dan mengulang lagi dari bawah, kecuali anda bisa pegangan dengan kuat.

Friday, August 12, 2011

   Kita sudah di beri Rambu-rambu oleh Nabi Muhammad bahwa; Islam akan menjadi 73 aliran.
dan semua itu mengaku yang paling benar. Jangan lupa, NU dan Muhammadiyah-pun termasuk yang ke-73 aliran tersebut. 
   kita memang tak pernah tahu mana yang paling benar, yang bisa kita lakukan hanya menjalanka Ibadah dengan sebaik-baiknya sesuai Al-Quran dan Hadist.
   Pertanyaan yang selalu muncul di hati setiap Muslim di seluruh Dunia; Manakah Islam yang sebenarnya? 
(termasuk saya dan saya yaqin para pembaca juga). 
   Jawabannya: 
Marilah kita kembali mempelajari dan menerapkan Rukun Islam dan Rukun Iman. dengan sebenar-benarnya. (hanya itu saja) [ini menurut pandangan pribadi saya. saya hanya manusia biasa yang berpikir]. 

   Rukun Islam;
   1. YANG PERTAMA SYAHADAT. bahwa: mengakui Tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah (Nabi yang terakhir) 
   Mengakui / Bersaksi berarti: Tunduk dan Patuh serta TETAP berpegang teguh pada Tali dan Agama Allah subhanahu wa taala. karena dengan berpegang teguh pada tali Allah. manusia akan Selamat. karena tetap pada jalur-NYA. (bisa di bayangkan kereta yang sedang melaju kencang. lalu, keluar jalur! apa yang terjadi? BERANTAKAN!!!)

   2. Mendirikan (Berdiri untuk Sholat) dengan Sadar bahwa: sholat bukan hanya menggugurkan kewajiban saja namun ada niat yang lebih baik dan penting lagi Baca di sini 

Karena sesungguhnya Ibadah yang di dasari dengan Kesadaran itu lebih baik daripada tidak tahu maknanya. karena dengan Kesadaran tersebut manusia akan tahu, apa yang menjadi tujuan Ibadah tersebut di Samping Syurga dan menghindari Neraka. 
(di kutip dari Hadist).

   3. Menjalani Puasa, Puasa bukan hanya tentang menahan Makan dan Minum saja namun lebih dari itu. Menjaga kesehatan dan Puasa itu sendiri bisa menjadi BENTENG dari segala Kejahatan bagi yang melaksanakannya dengan Sebenar-benarnya. Puasa juga menahan diri dari berbagai kejahatan. 
  • Puasa Mulut dari tidak makan dan Minum serta tidak bergosip/menggunjing orang lain maupun berkata kotor lainnya. 

  • Puasa Mata dari tidak memandang yang bisa membangkitkan Nafsu.

  • Puasa akal dari Tidak berpikir yang kotor. 

  • Puasa Tangan dari tidak memukul orang, mencuri dan lainnya...

  • Puasa kaki dari tidak berjalan ke kemaksiatan. dan lainnya....

  • Puasa kemaluan dari tidak melakukan SEX.

   dan lainnya yang harus di pikirkan dengan baik. karena Puasa itu Menahan maka yang di namakan menahan berarti untuk bertahan dan yang identik untuk di jadikan dalam pertahanan adalah Benteng/Perisai untuk menghalau dari segala serangan dari luar. maka dari itu Gunakanlah Perisaimu (puasamu) dengan sebaik-baiknya agar kau tak kalah dari Musuhmu. dan jika kau menang dalam peperangan ini (bulan Puasa (Romadhon di ibaratkan. bahwa: kita sedang berperang dan bertahan agar kita menggapai kemenangan di hari yang Fitri) kau akan menggapai kemenangan yang besar dan saat itu (idul fitri) bersenang-senang dan bergembiralah dan berbagi kebahagiaan kepada orang yang tidak mampu, serta bersyukur atas kemenanganmu itu.

No Sacrifice No Victory.
Tidak ada Pengorbanan, tidak ada Kemenangan.

   Maka dari itu Berjuanglah di Bulan yang yang penuh dengan keberkahan, Rahmat dan Ampunan ini. dan kemenangan ada di depan Mata.....

   4. Zakat
   Setelah kau mengalami kemenganmu mak bersyukurlah, berbagilah kepada yang kurang/tidak mampu dan Fitrahkan dirimu. dan dirimu akan menjadi benar-benar SUCI.
"Dan siapa yang melebihkan maka di lebihkan pula kebaikannya dan siapa yang mengurangi maka di kurangi kebaikannya."

   5. Haji.
   Sungguh haji adalah mengenang Perjuangan para pendahulu Islam di Makkah dengan merasakan beratnya Haji para Muslim di harapkan agar bersyukur atas keadaan sekarang yang lebih baik serta menjaganya agar tidak terpuruk lagi dan sangat di anjurkan agar menjadi lebih baik lagi. 
dan jangan sekali-kali menahan Hajimu ketika kau benar-benar mampu sungguh itu suatu kesalahan yang amat FATAL.


   Sedangkan Iman sendiri berarti : YAQIN / Percaya dengan sebenar-benarnya. Percaya yang bukan hanya dari Ucapan saja tapi Percaya yang datang dari Hati yang Tulus yang berakibat / terbukti pada Perbuatan orang yang mengimani tersebut. 

  •  Percaya dengan adanya Allah subhanahu wa taala. yang menjadikan setiap perbuatan kita terjaga. karena "merasa" di awasi.

  •   Percaya dengan adanya Malaikat-malaikat. yang bisa membantu kegiatan (ibadah) manusia dan menjaga manusia agar tetap pada Jalur-NYA.

  •   Percaya kepada Nabi-nabi. karena dengan itu kita menjadi yaqin bahwa Islam adalah penyempurna dan agama/pegangan para pendahulu itu ada dan telah di sempurnakan sekarang ini, serta mengikuti nasehat-nasehatnya (hadist).

  •   Percaya kepada Kitab-kitab. bahwa: meyaqini bahwa panduan kitab yang sekarang ini ( Al-Quran) adalah penyempurna dari kitab-kitab terdahulu dan jika mengikuti petunjuk Al-Quran maka akan Selamat.

  •   Percaya dengan adanya Hari Akhir. Bahwa: semua yang berawal akan Berakhir kecuali (Allah yang tidak Berawal juga tidak Berakhir). yang berakhir termasuk Sakit akan berakhir sembuh, Kesediahan akan berakhir Bahagia, Kesusahan akan Berakhir menjadi Senang, Kekurangan akan berakhir Kecukupan, Kehidupan yang berakhir pada Kematian, Kampung Dunia yang berakhir pada Qiyamat (Kampung Akherat). dan sebagainya..... Jadi, bukan hanya percaya tehadap Qiyamat saja. tapi seperti yang telah di jelaskan di atas dan pastinya masih banyak lagi. Karena memang segala sesuatu itu ada waktunya [layaknya Buah yang pasti akan Busuk, Makanan yang akan Kadaluarsa dan lainnya] Tinggal bagaimana kita yang menyikapinya apakah akan membiarkan makanan tersebut hingga busuk atau memanfaatkannya.

  •   Percaya terhadap Ketetapan Allah. Bahwa yang Baik itu dari Allah dan yang Buruk itu akibat dari Perbuatan kita sendiri dan sisanya adalah ketetapan Allah dan Cobaan (Ujian) yang harus di hadapi dengan sebaik-baiknya [layaknya siswa yang mengerjakan UN dengan mempersiapkan diri dengan BElajar agar LULUS, syukur-syukur nilainya di atas rata-rata] 


   Sungguh Allah maha Adil lagi Maha Bijaksana terhadap 
hamba-hambanya dan Maha Welas Asih (Kasih-Sayang) terhadap hambanya yang Patuh, Sabar, Ikhlas dan Beriman kepada-NYA.

Sungguh kepadanyalah semua akan kembali...


Wallahualam.

Thursday, August 11, 2011

Hadist-hadist dalam kitab Tankihkul-qoul ini adalah Sohih sanadnya; silahkan baca awal postingan di klik sini

Mengapa kita harus berwudhu/bersuci sebelum sholat dan sebelum membaca/memegang mushaf Al-Quran? Berikut pembahasannya....

 
(البا ب السَّادِسُ فى فضلة الوُضُوْءِ)
BAB 6
Pada Keutamaan Wudhu

قال النبي صلى الله عليه و سلم : مَن توَضاءَ للصّلاةِ فاءَحْسنَ الوُضوءَثُمَّ قام الى الصلاةِ فَاِنَّه يخرُجُ مِن خطِيئَتِهِ كيومَ ولدتْهُ امُّهُ

Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
ٍSiapa yang berwudhlu untuk sholat maka ia menyempurkana wudhunya kemudian ia mendirikan sholat maka sesungguhnya dia keluar dari dosa-dosanya seperti hari di lahirkan dia oleh ibunya.

وقال النبي صلى الله عليه و سلم : مَن توَضاءَ للصّلاةِ وصلى كفر اللهُ ذُنوبَهُ مابينَهُ وبين الصلاةِ الاُخْرَ الّتِى تليْهاَ


Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
Siapa yang berwudhlu untuk sholat dan sholat ia, menghapus oleh Allah akan dosanya yang ada di antaranya. diantara sholat yang terakhir dia lakukan.


وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : من نام على وضوءٍفاءدركهُ الموتُ فى تلكَ الليلةِ فهوَ عندَ اللهِ شهيدٌ



Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam:
Siapa yang tidur dalam keadaan wudhlu, maka ia mendapatkan kematian pada malam itu. Maka, dia di sisi Allah mati syahid. 

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : النّائمُ الطا هرُ كا لطا ئمِ القائمِ


Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam:
Orang tidur dalam keadaan suci seperti orang siangnya puasa, malamnya tahajud (bangun/menghidupkan malam)

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : من توضاءَ على طُهرٍ كتِبَ لهُ عشرُحسناتٍ


Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam:
Siapa berwudhlu dalam keadaan suci (belum batal) di tulis baginya 10 kebaikan.

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : لاصلاةَلمن لاوُضوءَلهُ ولا وضوءلمن لمْ يذْكرُاسم اللهِ عليهِ


Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam:
Tidak sah sholat bagi orang yang tidak punya wudhu dan tidak sempurna wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah. 


وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : الوُضُوءُشطْرُالايمانِ

Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
Bermula wudhlu itu sebagian dari iman.

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : صِبْغَةُ الوضوءِمرّةٌفمنْ توَضاءَمرّتينِ كان لهُ كِفْلانِ منَ الاجْرِومن توضاءَثلاثً فهُوَوضُوءُالانبياءِمن قَبْلِي

Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam:
Basuhan wudhu itu satu kali, maka siapa yang berwudhu dua kali basuhan adalah baginya pahala sebesar dua gunung dan siapa yang berwudhu tiga kali basuhan maka dia itu wudhunya Nabi-nabiyang sebelumku.

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : لايقْبلُ اللهُ صلاةَاحدكُمْ اِذَ احْدَثَ حتَّى يَتَوَا ضَّاءَ

Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
Tidak menerima oleh Allah Sholat seorang kamu apabila dia berhadast sampai dia wudhu.

وقال النبي صلى الله  عليه وسلم : اَلوُضوءُ على الوُضوءِنوُرٌعلى النُّورٍ


Bersabda Nabi solallahu alaihi wa sallam :
Wudhu di atas wudhlu (setelah wudhlu, belum batal. lalu wudlhu lagi) bagaikan cahaya di atas cahaya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Promoted Content

Contact us

Name

Email *

Message *