Penjabaran Pancasila | Lentera Ilmu

PERHATIAN

Baca dengan cermat, berpikir dengan terbuka, berpikir dengan positif, berbicara positif dan bertindak positf.
Tetap bersyukur dan waspada

Terimakasih telah berkunjung dan membaca... :)

Penjabaran Pancasila

Pancasila

1. ketuhanan yg maha esa
2. kemanusiaan yang adil dan beradab
3. persatuan indonesia
4. kerakyatan yg di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan, 
   dalam permusyawaratan, perwakilan
5. keadilan bagi seluruh rakyat indonesia

Itulah, pedoman bangsa Indonesia. 
   Mengapa pedoman indonesia bukan Al-qur'an dan Hadist?
   Mengapa bukan itu, bukankah sudah jelas bahwa ke-duanya benar-benar tak   terbantahkan kebaikannya? 
   Bukankah para bapak dan pendiri bangsa saat itu Muslim termasuk Ir. Soekarno yang notabennya orang yang sakti!

Sungguh para pendiri bangsa benar-benar memikirkan rakyatnya dengan membuat landasan negara yang syarat makna.
Mereka telah memberikan pesan agar makna pancasila di dedikasikan untuk rakyat bukan untuk pajangan. 

Mari, kita tengok sang panca dan kita laksanakan sila-silanya ;

 Sila Pertama, Ketuhanan yang Maha Esa

Sebagai Bangsa yang berkutahanan dan Islam mayoritas. sudah seharusnya menjalankan Rukun Islam dan Rukun Iman dengan sebenar-benarnya 
dan semurni-murninya. terutama, para pejabat pemerintahan.
"orang islam tidak boleh di pimpin orang selain islam". 
termasuk yang di eksekutif, legislatif dan yudikatif semuanya harus islam dan beriman.
karena, kalau sedah begitu maka, di harapkan Perilakunya sesuai al-qur'an dan hadist. 

"jika sila pertama saja belum di laksanakan, sampai kapanpun 
tak akan pernah sila ke-dua terlaksana"

Sila Ke-dua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Nah, karena sudah beriman. jadi tidak-tanduknya Beradab dan adil terhadap orang lain. untuk pedagang jadi tidak curang dan dalam kehidupan sosial-masyarakat jadi lebih menyenangkan dan sebagainya.

Sila Ke-tiga, Persatuan Indonesia

Karena kehidupan sosial dan masyarakatnya tentram maka, tejadilah Persatuan 
dalam kehidupan bangsa ini.

Sila Ke-Empat, Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan, perwakilan

Karena sudah tentram dan bersatu maka segala sesuatu di laksanakan dengan baik termasuk dalam pengambilan keputusan (contoh; pembuatan/revisi UUD) dengan musyawarah sehingga kesimpulan akhir yang di ambil menjadikan untung bagi semua pihak termasuk para pejabatnya bisa mengambil keputusan dengan penuh kebijaksanaan bukan kebijakan sendiri. 

Sila Ke-Lima, Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

Dengan kebijaksanaan tersebut, maka menghasilkan ketentraman, keadilan dan ketiadaan batas-batas pemisah. tidak ada kesenjangan sosial-ekonomi-pendidikan 
dan di tegakkannya hukum dengan penuh keadilan.

 bukan atas nama uang, tapi atas nama sosial dan keadilan. 

Itulah setetes makna dari makna-makna Pancasila lainnya. 
sungguh saya sangat salut dengan arseitek dari pembangunan gedung DPR yang seperti kura-kura. lihat saja hanya mensahkan satu UU saja butuh waktu panjang! 
dan kelakuan para koruptor, Penyeleweng rakyat dan para penegak hukum di negara ini yang tak punya hati dan keimanan. 


wallahualam.

0 komentar:

Post a Comment

Ayo! berkomentar yang baik, santun dan sopan dengan komentar, kritik atau saran yang membangun.

 
;